Pada artikel sebelumnya, saya
telah membagikan cerita mengenai pengalaman mengikuti seleksi di PT Indocyber
Global Teknologi pada tahap technical
test. Kali ini saya akan menceritakan mengenai tahap selanjutnya, sekaligus
tahap akhir untuk bisa mengikuti kelas bootcamp,
yaitu interview.
Interview dilaksanakan setelah 5
hari saya melaksanakan technical test.
Interview dilaksanakan di gedung yang
sama dimana tes yang sebelumnya dilaksanakan. O iya, saya melakukan interview
dengan pihak HRD yang sebelumnya saya hubung lewat chat WA seperti yang saya
ceritakan pada part I.
Oke langsung saja. Interview kali ini sedikit berbeda
dengan interview yang pernah saya lewati
sebelumnya. Interview yang pernah
saya lewati lebih banyak menggali informasi tentang diri kita dengan pertanyaan
yang sama, dan pertanyaan yang sering ditanyakan. Pada interview kali ini cukup berbeda. Interviewer lebih banyak bercerita mengenai bagaimana nantinya
ketika bootcamp dilaksanakan. Tentunya
beliau juga menanyakan kesiapan saya, apakah sanggup untuk mengikuti bootcamp mengingat background saya yang bukan dari IT. Beliau menceritakan bagaimana
kegiatan peserta bootcamp yang cukup
berat, mempelajari banyak hal yang dipadatkan hanya menjadi beberapa bulan
saja.
Saya juga harus semakin memantapkan
hati setelah HRD menjelaskan mengenai sistem bootcamp yang akan dilaksanakan. Setelah
menjalani bootcamp selama beberapa
bulan, maka kita akan ditempatkan di perusahaan client ataupun di Indocyber itu
sendiri, dengan masa percobaan selama 6 bulan dan kontrak selama 2 tahun. Kita juga
akan dikenakan denda jika melanggar kontrak, nsmun bukan itu yang membuat saya ragu.
Selama bootcamp akan ada sistem gugur
dengan diadakan tes bagi peserta. Jika tidak mampu melewati tes tersebut, maka
akan langsung di cut dan tidak bisa mengikuti tes kembali.
Mendengarkan penjelasan dari HRD
cukup membuat nyali saya ciut. Bagaimana tidak, saya harus bisa menguasai
banyak hal di bidang yang belum pernah saya temui sebelumnya. Namun setelah
melihat raut wajah saya yang terlihat ragu-ragu, HRD tersebut memberikan
motivasi dan dukungannya kembali agar saya tidak usah takut dengan apa yang
akan saya hadapi. Saya bukanlah orang pertama yang menjadi peserta bootcamp yang bukan berasal dari background IT. Beliau juga mengatakan
bahwa pada bootcamp sebelumnya,
peserta yang berasal dari jurusan meteorologi mendapatkan nilai tertinggi. Mendengar
hal tersebut membuat saya sedikit lega. Setidaknya bisa memotivasi saya dan
saya berfikir akan ada kesempatan yang baik untuk saya. Saya juga merasa senang
karena HRD mengatakan bahwa saya nilai yang saya dapatkan dari technical test sebelumnya bisa
mengungguli teman-teman lain yang berasal dari IT, sehingga saya diloloskan dan
beberapa dari teman-teman peserta technical
test yang nilainya tidak memenuhi terpaksa tidak bisa lanjut ke tahap
berikutnya.
Saya juga dijelaskan mengenai
benefit yang akan diperoleh selama training.
Jika pada training lainnya kita yang harus membayar, training kali ini kita
akan diberikan uang saku yang dihitung perhari sesuai dengan jumlah kehadiran.
Yah, jumlahnya pun cukup lumayan walaupun tidak bisa dibilang besar juga.
Saya juga diperlihatkan kontrak
dan membacanya. Kontrak tersebut isinya sesuai dengan penjelasan yang telah
diberikan sebelumnya. HRD memberikan waktu kepada saya untuk memikirkan kembali
apakah saya memutuskan untuk bergabung atau cukup sampai disini saja. Jika saya
memutuskan untuk lanjut, maka saya akan bergabung pada bulan Februari akhir
atau Maret awal.
Setelah melaksanakan interview, saya melakukan searching di
google untuk mencari review mengenai perusahaan ini. Namun sayang, tidak ada
yang menuliskan review secara lengkap. Hanya review singkat yang saya temukan
di k*skus. Ini juga menjadi motivasi saya menceritakan pengalaman saya tes di
perusahaan ini, agar teman-teman yang membutuhkan bisa merasa terbantu dengan
tulisan saya.
Oke lanjut, dengan berbekal restu
dan dukungan penuh dari keluarga, saya memutuskan untuk bergabung. Bad news, atasan saya di tempat saya
magang tidak memberikan izin jika saya bergabung dengan perusahaan ini, karena
kebetulan beliau memiliki background
IT. Saya tidak tau alasannya, namun mungkin atasan saya khawatir saya tidak
bisa survive dan mempengaruhi karir
saya kedepannya. Cukup membebani juga sebenarnya. Akhirnya saya menghubungi HRD
dan meminta untuk bergabung dengan batch
selanjutnya yang akan dilaksanakan bulan April. Syukurlah HRD bisa mengerti. Bahkan
beliau memberikan masukan kepada saya untuk belajar lagi selama magang agar
tidak kaget ketika bootcamp dimulai.
Baik, sekian dari cerita kali
ini. semoga teman-teman bisa memetik hikmah dan pelajaran dari tulisan saya
ini. Saya juga berharap tulisan saya ini bisa membantu teman-teman terutama
yang mengalami nasib yang sama dengan saya. Insyaallah kegiatan pada bootcamp secara garis besar akan saya
tuliskan juga sebagai acuan bagi teman-teman.
Wassalam..



